“Manfaat Ubi Ungu Pada Bayi”
Ubi jalar dalam bahasa latin Ipomoea batatas L atau bahasa Inggrisnya sweet potato adalah sejenis tanaman umbi-umbian. Bagian yang dimanfaatkan adalah akarnya yang membentuk umbi dengan kadar gizi yang tinggi. Tak jarang juga bagian pucuk daun digunakan sebagai sayuran.
Ubi ungu sangat baik dijadikan MPASI karena jenis umbi ini tidak hanya mengandung gizi yang lengkap dan seimbang, tetapi juga mengandung antioksidan alami berupa betakaroten dan antosianin. Sebab itulah ubi ungu bagus diberikan kepada anak sejak bayi berusia 6-7 bulan. Sebaiknya untuk membuat MPASI ubi ungu diolah menjadi pure dan dicampur dengan ASI yang diencerkan. MPASI ini akan memiliki rasa yang manis dan bertekstur lembut.
Nilai Gizi dari Ubi Ungu
Ubi Ungu sarat akan nilai gizi yang tinggi yaitu pada setiap 100gr Ubi Ungu mengandung, diantaranya kalori sebanyak 86, lemak 0.1 gr, air 77%. Tak hanya itu, dalam Ubi Ungu juga terdapat kandungan karbohidrat, pemanis alami, protein, serat, vitamin A, C, E, K, kalsium hingga sodium.
Sejauh ini Ubi Ungu tidak ditemukan pada daftar makanan yang menyebabkan alergi pada bayi. Namun, kita sebagai orangtua perlu mengawasi setiap reaksi anak terhadap makanan baru terutama saat pemberian MPASI untukpertama kalinya. Umumnya, reaksi alergi yang sering ditunjukkan antaranya tanda-tanda ruam, terkena gas, diare, muntah, atau mual.
Manfaat Gizi Ubi Ungu untuk Bayi
- Mengobati sembelit
Saat bayi dikenalkan makanan padat, ada kemungkinan bayi mengalami sembelit karena sistem pencernaan bayi yang belum berkembang sepenuhnya. Tapi, ubi ungu pada makanan bayi akan membantu mencegah sembelit karena kandungan seratnya yang menenangkan gerakan usus.
- Kandungan beta karoten dan vitamin A yang tinggi
Ubi ungu merupakan salah satu sumber beta karoten tertinggi. Beta karoten ini membantu tubuh untuk memproduksi vitamin A.
- Kaya akan vitamin dan mineral
Semua vitamin penting dari B1 sampai B6 juga B9 terkandung dalam ubi ungu ini, vitamin ini dapat membantu perkembangan organ yang berbeda dan akan membantu bayi mencapai masa perkembangan yang optimal. Ubi ungu juga mengandung jumlah vitamin D yang tinggi sehingga dapat membantu membangun tulang dan gigi yang kuat. Juga bermanfaat bagi kesehatan jantung bayi.
- Meningkatkan imunitas
Vitamin C memiliki sifat antioksidan dan juga dapat membantu dalam meningkatkan sistem pertahanan tubuh. Karena bayi rentan terhadap infeksi ringan seperti flu, maka ubi ungu bisa memperkuat sistem kekebalan bayi karena sumber terbaik antioksidan untuk melawan berbagai penyakit.
- Kalori yang tinggi
Memberikan MPASI pure ubi ungu sebagai makanan padat akan membantu menambah berat badan karena ubi ungu mengadung kalori tinggi. Kalori ini juga berfungsi untuk melepaskan energi secara perlahan sehingga lebih bermanfaat bagi bayi.
Pengolahan Ubi Ungu sebagai MPASI
Berbagai cara dapat dilakukan untuk dapar mengolah ubi ungu sebagai MPASI yang penuh gizi namun rasanya tetap lezat. Bunda dapat menyajikan ubi ungu dengan berbagai pilihan seperti :
- Jus ubi ungu
Bunda dapat mengolah ubi ungu dengan membuat jus ubi ungu. Caranya adalah ubi ungu di kukus terlebih dahulu kemudian di blender bersama dengan ASI yang diencerkan sehingga teksturnya lebih cair.
- Pure ubi ungu
Untuk membuat pure ubi ungu ini, Bunda bisa lakukan seperti membuat jus ubi ungu. Tetapi campuran ASI yang diencerkan lebih sedikit, sehingga menciptakan tekstur lebih padat dari jus ubi ungu. Pure ubi ungu ini bisa disajikan bersama lauk lainnya.
- Tim ayam ubi ungu
Bunda juga dapat menyajikan tim ayam bersama ubi ungu. Caranya adalah buatlah tim ayam seperti biasa dan tambahkan potongan – potongan ubi ungu yang telah dikukus terlebih dahulu.
- Camilan ubi jalar ungu
Nah, untuk selingan si kecil, ubi ungu kukus juga bisa menjadi camilan lezat seiring usia si kecil yang kian bertambah. Dengan begitu, si kecil bisa melatih giginya yang sedang tumbuh dan perlahan-lahan belajar mengenal tekstur yang bervariasi sesuai usianya.
Nah, para bunda jangan ragu untuk memberikan menu si kecil dengan si umbi ajaib ini ya... supaya si kecil makin sehat dan optimal tumbuh kembangnya.





