“Cappuccino Coffee”


Untuk generasi jaman now, sepertinya kopi itu sudah bukan melulu konsumsi para orang tua. Mengingat pada masa lalu, kopi adalah minuman khas pagi hari teman sarapan, siang hari teman makan siang dan sore hari untuk teman cemilan sore. Sekarang, kopi dan turunannya malah bisa dinikmati hingga malam hari tanpa khawatir akan efek tidak bisa tidur atau jantung berdebar. Semua makanan bisa ditutup dengan kopi.

Salah satu kopi yang sekarang menjadi pilihan untuk dinikmati adalah Cappuccino. Tidak heran, menjadi hits karena kadar kopi yang tidak keras, ditambah dengan susu murni dan sedikit gula, menjadikannya primadona untuk para penikmat kopi awal atau anak muda. Cappuccino dibuat dari ekstrak bubuk kopi yang dipadatkan dalam wadah penyaring (portafilter) berpori lalu dibasuh oleh air panas dari mesin espreso, dengan ketepatan waktu, volume air, tekanan, dan teknik yang tepat, sehingga kepala ekstrak air kopi (crema) yang dihasilkan, berwarna coklat kuning keemasan. dengan kesempurnaan ekstrak, semua rasa dari biji kopi akan keluar sempurna baik dari aroma harum, rasa pahit kopi (body), rasa asam (sweetness) dan rasa tambahan (side flavour) yang kaya seperti coklat, karamel, alpokat, nangka, lemon, buah-buahan (fruity) bahkan hingga beroma anggur (wine).

Semua kesempurnaan ekstrak tersebut, ditambahkan lagi dengan susu murni segar yang dipanaskan dengan uap (steam) sehingga rasa dan kandungan susu tetap utuh tidak rusak walaupun panas. Perbandingang 1:3 antara ekstrak kopi dan susu, menjadikan Cappuccino minuman ringan dan lezat. Tambahkan sedikit gula aren (brown sugar) dan sedikit kayu manis bubuk (cinnamon) menjadikan kopi anda semakin kaya rasa.

Berani coba? Pesan segera Cappuccino Coffee di kedai kopi kesayangan Anda. Have fun!

 

Ini dia yang sajian kopi modern yang populer karena mudah ditemui, bahkan kini tersaji dalam bentuk instan. Cappucino pada dasarnya merupakan kopi susu yang juga diberi foam. "Espresso dikasih susu, dikasih lagi foam dari susu, jadi creamy milky coffee. Tapi susunya sama kopinya seimbang," terang Viki. 5. Latte Sama dengan cappucino, latte pada dasarnya ialah kopi susu. Latte diberi foam dari susu yang sudah di-steam. Kadar susunya paling banyak, barista menyebut komposisinya dengan very milky coffee. Tentunya kadar lemak di latte paling banyak dibandingkan kopi macchiato, piccolo, espresso dan cappucino.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Dari Latte sampai Espresso, Ini Cara Bedakan 5 Jenis Kopi Modern", https://travel.kompas.com/read/2017/08/21/200300227/dari-latte-sampai-espresso-ini-cara-bedakan-5-jenis-kopi-modern.
Penulis : Muhammad Irzal Adiakurnia

BACA JUGA

Waroenk Talubi, Untuk Kamu Yang Rindu Masakan Oma Tersayang

Kuliner Bogor dengan Cita Rasa Yang Menggoda Selera

Mie Ayam Sengketa

Kuliner Kampus UI Murah Yang Bikin Kenyang

Baso Aci Akang

Cara Beda Makan Aci

Dimsum Benhil, Santapan Wajib Pencinta Wisata Kuliner

Nyam! Nikmatnya Dimsum Gurih dan Manis