“Bandros Cowboy Cisangkuy - Bandung”


Bandung sebagai surga kuliner memiliki beragam olahan tradisional. Selain kue balok, Bandung juga memiliki kuliner tradisional berupa kue bandros. Bandros merupakan satu di antara cemilan kue tradisional khas Sunda, kue tradisional ini terbuat dari campuran tepung beras, kelapa parut dan santan.

Bentuk kue ini mirip dengan kue pukis karena memang di cetak pada cetakan yang serupa. Kue bandros biasanya disajikan bersamaan dengan teh manis atau kopi. Ada beberapa jenis bandros yang dikenal di tanah Pasundan, Ada yang disebut dengan bandros asin dan juga bandros manis. Kedua jenis bandros tersebut dibedakan karena beberapa kebiasaan di masyarakat Sunda untuk makan bandros tanpa menggunakan gula. Tetapi ada juga yang menggunakan taburan gula pasir sehingga membuat bandros yang dimakan terasa manis.

Khususnya di Kota Bandung, Anda dapat menemukan olahan kue bandros di beberapa tempat. Mulai dari penjual bandros yang berkeliling kompleks perumahan yang didorong atau dipanggul hingga penjual bandros di sekitar pusat keramaian atau pusat perbelanjaan. Di daerah Cisangkuy, Kota Bandung, kita dapat menemukan penjual bandros yang dikenal dengan olahan bandros tergaul.

Bandros Koboy Cisangkuy yang berlokasi di Jalan Cisangkuy No.56, Citarum, Kota Bandung. Lokasinya mangkalnya, persis terletak di depan Kafe Yogurt Cisangkuy. Bandros Cowboy Cisangkuy tidak menggunakan kedai untuk menjajalkan makanannya melainkan hanya menggunakan atap sederhana di atas trotoar. Di bawah atap tersebut terdapat sejumlah kursi plastik untuk pengunjung dan gerobak kecil. Gerobak kecil itu beralaskan spanduk pada bagian depannya yang bertuliskan beragam pilihan menu. Lalu di atas gerobaknya tampak sejumlah bahan-bahan kue dan tempat pemanggangannya. Namun bukan hanya Bandros Cowboy Cisangkuy yang berjualan di sini, tetapi terdapat jajanan lainnya pada satu atap.

Meski bermodalkan tenda sederhana dan beberapa kursi plastik, Bandros Koboy Cisangkuy tak pernah sepi pembeli karena Bandros Koboy Cisangkuy menyediakan beberapa macam inovasi rasa kue bandros yang kekinian. Di antaranya adalah bandros rasa green tea, bandros keju, bandros coklat, bandros tobleron, bandros kitkat dan juga bandros susu. Semua varian rasa tersebut disesuaikan dengan cita rasa yang disukai oleh pembeli. Rata-rata kue bandros kekinian tersebut berbahan tepung terigu, telur dan mentega.

Disediakan juga kue bandros original yang berbahan baku tepung terigu dan kelapa. Selain inovasi rasa, Bandros Cowboy Cisangkuy ini juga memiliki keunikan lainnya. Yakni sang penjual selalu mengenakan topi cowboy saat membuat bandros karena hal itulah, si penjual yang bernama Jajang akrab dipanggil Mang Cowboy oleh para pelanggannya.

Untuk menu kue bandros yang paling diminati di sini adalah kue bandros green tea. Kue bandros green tea nya ditaburi dengan cokelat meses, keju ataupun selai cokelat nutella dimasak setengah matang, membuat adonan green tea melumer dan lembut di lidah. Adonan green tea nya sangat terasa dan juga sangat harum.

Mang Jajang memulai bisnis kue bandros di daerah Cisangkuy ini sejak 1994. Sedangkan tercetusnya ide untuk mencipatkan varian rasa ini dimulai sejak 2013 lalu. Kebanyakan para pembeli menikmati Bandros sambil menyeruput Yoghurt.

Untuk satu porsi kue bandros buatan Jajang, dihargai mulai dari Rp 15.000 - Rp 40.000, tergantung dari pilihan rasanya. Sedangkan untuk satuan, satu petak bandros dihargai Rp 8.000 - Rp 10.000. Jam operasional Bandros Cowboy Cisangkuy, dibuka setiap hari pada pukul 10.00 WIB - 18.00 WIB.

BACA JUGA

Waroenk Talubi, Untuk Kamu Yang Rindu Masakan Oma Tersayang

Kuliner Bogor dengan Cita Rasa Yang Menggoda Selera

Mie Ayam Sengketa

Kuliner Kampus UI Murah Yang Bikin Kenyang

Baso Aci Akang

Cara Beda Makan Aci

Dimsum Benhil, Santapan Wajib Pencinta Wisata Kuliner

Nyam! Nikmatnya Dimsum Gurih dan Manis