“Hati-Hati Mengkonsumsi Touge Mentah”
Siapa yang tak kenal dengan kecambah atau biasa disebut taoge?
Dia adalah tumbuhan muda yang baru saja berkembang atau tumbuh dari tahap embrionik di dalam biji.
Masyarakat Indonesia khususnya, sangat populer degan sayuran yang satu ini. Selain harganya yang relative murah, sayuran ini banyak dan mudah sekali ditemui di seluruh wilayah Indonesia. Baik di daerah pedesaan maupun di perkotaan.
Tak heran banyak kalangan masyarakat mengkonsumsi sayuran taoge ini. Hal ini dikarenakan taoge sarat akan berbagai nutrisi yang baik untuk kesehatan tubuh manusia. Umumnya bahan utama pembuatan touge berasal dari biji kacang hijau. Namun, tauge juga bisa didapat dari biji kacang kedelai.
* Berikut kandungan gizi yag terdapat dalam 100gr Kecambah (alfalfa) atau Taoge:
Kalori (kcal) 22
Jumlah Lemak 0,7 g
Lemak jenuh 0,1 g
Lemak tak jenuh ganda 0,4 g
Lemak tak jenuh tunggal 0,1 g
Kolesterol 0 mg
Natrium 6 mg
Kalium 79 mg
Jumlah Karbohidrat 2,1 g
Serat pangan 1,9 g
Gula 0,2 g
Protein 4 g
Vitamin A 155 IU Vitamin C 8,2 mg
Kalsium 32 mg Zat besi 1 mg
Vitamin D 0 IU Vitamin B6 0 mg
Vitamin B12 0 µg Magnesium 27 mg
Pada kalangan umum, salah satu manfaat taoge adalah dapat meringankan kerja sistem pencernaan dalam tubuh. Karenanya, sayuran ini dapat menjadi pilihan bagi Anda yang mengalami gangguan pencernaan. Taoge juga dapat membantu kinerja pencernaan dalam melakukan penyerapan terhadap vitamin C dan zat besi. Taoge juga merupakan salah satu makanan bernutrisi yang mudah dicerna
Selain baik untuk pencernaan tubuh, taoge juga dipercaya mempunyai manfaat dan peran penting dalam mengontrol tingkat gula darah. Karena taoge memiliki kemampuan dalam mengatur aktivitas enzim amilase, yaitu enzim yang digunakan tubuh untuk memecah dan mencerna gula.
Tak hanya itu, manfaat taoge lainnya yaitu dapat mengurangi faktor risiko penyakit jantung. Juga dipercaya dapat meningkatkan kesuburan bagi kaum wanita. Tak heran jika banyak pasangan muda atau pengantin baru sangat menyukai sayuran ini.

Namun, dibalik manfaat yang begitu banyak kita juga harus berhati-hati dalam mengkonsumsi sayuran ini. Banyak ahli kesehatan tidak menyarankan untuk mengkonsumsi taoge mentah karena sangat beresiko terkena diare. Hal ini disebabkan karena touge mentah memiliki kemungkinan mengandung bakteri Salmonella dan juga bakteri E.Coli yang dapat menyebabkan infeksi.
Kemungkinan terdapatnya bakteri tersebut dapat disebabkan antara lain :
- Pemilihan kualitas bahan baku biji kurang bagus
- Sanitasi lingkungan pengembangbiakan yang kurang memadahi
- Terkontaminasi berbagai bakteri pada saat proses sprouting atau bertunas
- Air yang digunakan kurang higienis
Tak hanya itu, kondisi suhu ruangan yang hangat dan lembap selama proses perubahan kacang menjadi taoge juga dapat mendukung perkembangbiakan bakteri tersebut.
Untuk mengurangi resiko tersebut, maka tidak disarankan mengkonsumsi touge dalam keadaan mentah. Namun, kita bisa memasaknya dengan cara yang tepat sehingga tidak mengurangi kandungan nutrisinya. Jangan lupa, pilih touge yang masih segar yang ditandai dengan bentuk fisiknya yang masih tegak dan berwarna putih bersih, juga cuci bersih dengan menggunakan air yang mengalir.
Kini, mengkonsumsi touge sudah tidak ragu lagi kan? Dengan pengolahan yang benar, selain rasa yang lezat, kita juga akan mendapatkan manfaat nutrisinya secara maximal.
source : berbagai sumber





