“Aku Juga Cantik”


Jam dinding menunjukan tepat pukul 10.00. Kayla masih sibuk di depan cermin sambil meneliti setiap detail tampilan tubuhnya. Dari pagi dia berulang kali menukar baju yang akan dikenakan dalam rapat OSIS acara pentas seni minggu depan.

 

“Hem… aku harus keliatan cantik hari ini, tapi baju yang cocok apa ya ?” gumamnya sejak pagi.

 

Tak lama tumpukan baju dalam lemari di sudut kamar itu sudah keluar semua. Beberapa T-shirt lengan pajang dan pendek sudah dicobanya namun tetap belum sempurna di matanya. Tiba-tiba matanya melihat sebuah baju blouse polos warna pink lengan 3/4 yang baru selesai dijahit ibunya.

 

“ Ahai, aku belum mencoba baju itu." katanya lirih dan langsung mengambil baju yang tergantung di sudut meja belajar.

“Nahh, ini lebih cocok deh dengan celana kerut hitam ini. Aku kan perginya pakai motor. Aku tak akan diledek lagi oleh Starla yang sok cantik itu“ katanya dalam hati.

 

Lalu Kayla menyisir rambutnya yang lurus sebahu dan disematkannya sebuah pita kecil warna merah di sisi depan kanan. Tak lupa dia oleskan lipstick pink di bibir tipisnya. Dengan cepat dia menyambar kunci motor dan begitu sampai di sekolah, terlihat Starla yang kagum melihat penampilan Kayla yang anggun.

 

by:Ichan`19

BACA JUGA

Cinta Dalam Secangkir Kopi

Jam dinding menunjukan pukul 4 pagi. Safira segera beranjak dari tempat tidur. kamarnya masih gelap. Lamat-lamat dilihatnya Bagas masih terlelap dalam mimpi.

Aku Juga Cantik

Jam dinding menunjukan tep.at pukul 10.00. Kayla masih sibuk di depan cermin sambil meneliti setiap detail tampilan tubuhnya.

Pasir dan Batu

Kita harus bisa memaafkan kesalahan orang, dan melupakannya. tetapi ingatlah kebaikannya.

Hattim dan Kuda kesayangannya

Kedermawannan seorang Hattim ( disarikan dari kisah Thabiin)

Terpaksa

  Percakapan pencuri dan polisi